Melengkapi test Antivirus terbaik di awal tahun 2010 kemarin, kini AV-comparatives kembali mengeluarkan hasil test antivirus terbarunya. Jika sebelumnya merupakan on demand test (test dengan sample virus yang sudah beredar sebelumnya), test kedua ini disebut Proactive/retrospective test (virus belum dikenal).

Bagaimana hasil test antivirus tahap kedua ini ? Apakah antivirus pilihan anda mempunyai hasil yang memuaskan ?

Proactive test disini adalah melakukan test terhadap virus yang sebelumnya belum dikenal oleh antivirus. Sample atau contoh-contoh virus yang digunakan adalah virus (malware) yang beredar antara tanggal 11 sampai 18 Februari 2010, sedangkan antivirus yang di test terakhir di update tanggal 10 Februari 2010.

Melihat waktu terakhir update dan sample virus yang digunakan, maka virus tersebut belum ada di database [signature] antivirus. Sehingga antivirus harus menggunakan teknologi yang lebih canggih di luar database virusnya, seperti heuristic technique.

Antivirus yang di Test

Seperti sebelumnya, jumlah dan versi antivirus yang ditest oleh antivirus masih sama. Terdapat 20 produk antivirus yang ditest. Meskipun saat ini sebagian sudah terdapat versi baru, tetapi paling tidak test ini bisa memberikan gambaran kemampuan antivirus. 20 Antivirus yang di test adalah :

  • avast! Free Antivirus 5.0.396
  • AVG Anti-Virus 9.0.733
  • AVIRA AntiVir Premium 9.0.0.457
  • BitDefender Anti-Virus 13.0.19.347
  • eScan Anti-Virus 10.0.1058.644
  • ESET NOD32 Antivirus 4.0.474.0
  • F-Secure Anti-Virus 10.12.108
  • G DATA AntiVirus 20.2.4.1
  • K7 TotalSecurity 10.0.0025
  • Kaspersky Anti-Virus 9.0.0.736 (a.b)
  • Kingsoft AntiVirus 2010.2.10.1
  • McAfee AntiVirus Plus 14.0.306
  • Microsoft Security Essentials 1.0.1611.0
  • Norman Antivirus & Anti-Spyware 7.30
  • Panda Antivirus Pro 9.01.00
  • PC Tools Spyware Doctor with Antivirus 7.0.0.514
  • Sophos Anti-Virus 9.0.3
  • Symantec Norton Anti-Virus 17.5.0.127
  • Trend Micro AntiVirus plus AntiSpyware 17.50.1366.0
  • Trustport Antivirus 5.0.0.4087

Metode Testing

Seperti sebelumnya, dalam pengetesan ini hampir semua antivirus di setting atau diatur pada tingkat keamanan yang paling tinggi, kecuali AVG, AVIRA , F-Secure dan Sophos ( selengkapnya bisa melihat hasil test antivirus sebelumnya, Februari 2010 ). Jumlah malware ( worm, backdoors, trojan dan virus) sebanyak 27.271. Kemudian test kedua ini hanya mendeteksi malware tanpa menjalankannya.

Selain itu, dalam test ini fitur antivirus seperti teknologi Cloud tidak diaktifkan, termasuk seberapa sering antivirus melakukan update atau kecepatan updatenya, karena hal itu diluar pembahasana ini.

Hasil Test Antivirus

Untuk detail berapa jumlah dan persentase deteksi masing-masing antivirus, silahkan download PDF reportnya dari situs AV-comparatives langsung. Ringkasnya perbandingan deteksinya adalah sebagai berikut :

Terlihat bahwa kemampuan antivirus paling tinggi hanya sekitar 60%. Hal ini wajar, karena memang virus atau malware yang di test merupakan jenis baru dan belum ada di daftar database setiap antivirus. 5 posisi teratas diduduki oleh Trustport, Panda, G Data, Kaspersky dan Microsoft Security Essentials, kemudian di ikuti oleh Avira, ESET, F-Secure, Bit Defender, K7 dan eScan.

Penghargaan (Award)

Dalam memberikan award, selain berdasarkan pada hasil kemampuan deteksi diatas, av-comparatives juga menggunakan hasil kesalahan deteksi antivirus dari test sebelumnya (Februari 2010). Berdasarkan dua hal tersebut, av-comparatives memberikan tingkat penghargaan sebagai berikut :

Tambahan

Seperti test sebelumnya, pemegang nilai tertinggi masih dipegang oleh G-Data, Trustport dan Kaspersky. Ketiganya merupakan produk berbayar ( belum ada versi gratisnya), kemudian diikuti oleh Avira, F-Secure dan ESET NOD32. Jika kita mampunya menggunakan antivirus gratis, berdasarkan hasil diatas dan test sebelumnya AVIRA dan Avast masih merupakan pilihan terbaik.

Kemudian jika kita menggunakan Windows Original, maka manfaatkan Microsoft Security Essentials (MSE) yang juga bisa di download dan digunakan secara gratis. Setelah saya coba, penggunaan Avira dan MSE dalam satu komputer cukup bagus dan selama ini tidak ada masalah (konflik).

Advertisements